Tanggapi Perubahan Struktural PSI Sulsel, Yodi Kristianto : Wewenang DPP, Tanggung Jawab Kami adalah PSI DPD Kota Makassar.
Makassar, Inspirator-rakyat-Struktur DPW PSI Sulsel dirombak pasca kongres partai di Solo, Jawa Tengah.
Sejumlah tokoh potensial berbondong-bondong masuk menjadi pengurus.
Seperti Rahman Syah yang menjabat Ketua Harian DPW PSI Sulsel. Sebelumnya ia pernah menduduki jabatan strategis seperti Wakil DPRD Gowa. Ia juga pernah menjadi kader Golkar dan Perindo. Terakhir ia menjadi Caleg DPR RI Dapil Sulsel 1 lewat Perindo.
Kemudian ada Indira Mulyasari Paramastuti. Ia menjabat Sekretaris DPW PSI Sulsel, menggantikan Maqbul Halim.
Indira pernah menjabat Wakil Ketua DPRD Makassar dari Nasdem. Ia sempat menjadi Calon Wakil Wali Kota Makassar pada Pilwalkot 2018, mendampingi Danny Pomanto, sebelum akhirnya didiskualifikasi. Terakhir ia menduduki jabatan Direktur Umum dan Pelayanan, Perumda Air Minum Kota Makassar.
Rahman Syah mengatakan DPW PSI Sulsel komitmen melaksanakan amanah kongres PSI yang berlangsung di Surakarta, Jawa Tengah pada 19-20 Juli 2025.
“Konsolidasi kelembagaan dan personil kepengurusan sampai ke tingkat kelurahan/desa dengan pelibatan tokoh berpengaruh di semua tingkatan,” katanya.
Rahman Syah menuturkan, seluruh kader juga akan mensosialisasikan perubahan logo dan gambar partai. Termasuk PSI yang sekarang menjadi partai super terbuka bagi semua kalangan.
“Menyampaikan salam hormat Mas Ketum Kaesang Pangarep dan salam hormat bapak Joko Widodo, Presiden Indonesia ke-7 untuk kebersamaan dan solidaritas kita di PSI,” kuncinya.

Sementara Indira menambahkan pihaknya akan segera melengkapi struktur kepengurusan, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.
“Iya, kami akan Menyusun dan merampungkan struktur kepengurusan PSI di Sulawesi Selatan,” kuncinya.
Perubahan struktural dalam tubuh PSI Sulsel juga mendapat tanggapan positif dari sejumlah kader, diantaranya pengacara muda Yodi Kristianto, yang juga menjadi Ketua Tim Penyelesaian Sengketa Pemilu PSI DPD Kota Makassar tahun 2019.
Yodi Kristianto mengatakan, dinamika pergantian kepengurusan adalah hal yang lumrah dalam sebuah organisasi dan jika itu diperlukan.

Sebagai kader, ia akan tunduk sepenuhnya dengan arahan Dewan Pimpinan Pusat PSI.
Pengacara muda yang juga kader PSI DPD Kota Makassar ini mengatakan telah dipanggil untuk bertemu dengan Israel Rante Lebang, Ketua PSI DPD Kota Makassar guna menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menyambut perubahan struktural dalam tubuh PSI.
“Sejatinya tanggung jawab kami hanya sebatas struktural dimana kami menjadi Pengurus.” terang Yodi Kristianto.
“Kami tidak punya wewenang untuk mencampuri kepengurusan PSI Sulsel, kecuali menyangkut kepengurusan PSI DPD Kota Makassar, itu urusan DPP PSI.” Tutupnya.






