Polres Takalar Gelar Salat Istisqa, Memohon Hujan dan Keberkahan di Tengah Ancaman Karhutla

 

TAKALAR —(inspiratorrakyat)- Di tengah ancaman kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, Polres Takalar, Sulawesi Selatan, menggelar Salat Istisqa di halaman apel Mapolres Takalar, Kamis, 22 Oktober 2026.

Ibadah ini menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan sekaligus mengharap keberkahan dan keselamatan bagi masyarakat.

Salat Istisqa dipimpin Ustaz Isnaen Ali Rosandy, S.H., dan diikuti Kapolres Takalar AKBP Ginanjar Fitriadi, S.H., S.I.K., M.H., Wakapolres Kompol Alauddin, S.Sos., M.Si., M.I.Kom., para pejabat utama, perwira, bintara, aparatur sipil negara (ASN) Polres Takalar, serta masyarakat yang bermukim di sekitar Mapolres Takalar.

Sebelum pelaksanaan salat, kegiatan diawali dengan ceramah agama yang disampaikan Ustaz Hasrul Afriandi, S.Pd.I., M.

Dalam tausiyahnya, ia mengulas dosa-dosa yang dapat menjadi penghalang turunnya keberkahan, sekaligus mengajak jemaah untuk memperbanyak istigfar, bertobat, memperbaiki diri, dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa upaya menghadapi kesulitan tidak hanya dilakukan melalui langkah-langkah lahiriah, tetapi juga dengan memperkuat keimanan, memperbanyak doa, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama serta lingkungan.

Kasi Humas Polres Takalar, IPTU H. Nur Adi, mengatakan Salat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon hujan yang membawa keberkahan bagi kehidupan masyarakat.

Menurut dia, ketersediaan air sangat penting untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, menjaga ketersediaan air bersih, serta menunjang aktivitas pertanian yang menjadi salah satu penopang kehidupan warga.

“Melalui pelaksanaan Salat Istisqa ini, kami memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Takalar. Kami berharap kebutuhan air bersih dapat terpenuhi, aktivitas pertanian berjalan dengan baik, dan masyarakat terhindar dari dampak buruk kekeringan,” ujar IPTU H. Nur Adi saat dikonfirmasi wartawan.

Ia juga berharap kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak doa dan istigfar, serta menjaga lingkungan sebagai bentuk tanggung jawab bersama.

Di tengah ancaman kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia, ia berharap Kabupaten Takalar senantiasa dijauhkan dari bencana dan marabahaya.

“Kami berharap Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya melalui turunnya hujan yang bermanfaat, sekaligus melindungi Kabupaten Takalar dari berbagai bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, dan meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran di sekitar kita,” katanya.

Pelaksanaan Salat Istisqa ini menjadi wujud pendekatan keagamaan Polres Takalar dalam merespons kondisi lingkungan sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Melalui doa dan kebersamaan, seluruh jemaah berharap hujan segera turun, membawa kesejukan, memenuhi kebutuhan air, serta menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Takalar.

Asw-19