Diduga Adanya Politik di Pemilihan Serentak RT/RW di Kota Makassar, Banyak Warga Tidak Dapat Surat Suara dan Tidak Terdaftar di Data DPT Ada Apa !
oplus_131072
MAKASSAR, Inspirator-rakyat– Diduga adanya politik di Pemilihan RT/RW serentak di kota Makassar pada hari Rabu ini 3 Desember 2025, dari penelusuran awak media Inspirator-rakyat.com ke warga di wilayah kecamatan Ujung tanah dan Tallo, khususnya di kelurahan Pattingalloang baru serta kelurahan Pannampu, bahwa masih banyak warga/masyarakat tidak dapat undangan (surat suara) untuk pemilihan RT/RW, di sebabkan bahwa pjs RT kebanyakan tidak mendata warganya masing-masing di wilayahnya.
Dimana pemilihan RT/RW serentak di Makassar Melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM), Pemkot Makassar berkolaborasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar untuk menyusun regulasi dan petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) secara serentak.
Pemilihan umum akan dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Makassar yang mencakup 15 kecamatan dan 153 kelurahan. Tercatat, ada sekitar 4.965 RT dan 992 RW se-Kota Makassar.
Sedangkan mekanisme pemilih mencakup poin RT dipilih oleh masyarakat, sedangkan RW dipilih oleh RT. Dalam pelaksanaan pemilihan ini, pemerintah Kota menerapkan sistem satu Kartu Keluarga (KK) satu suara sebagai dasar pemberian hak pilih bagi warga makassar.
Saat salah satu awak media mengkonfirmasi terkait warga yang tak dapat memilih di kelurahan Pattingalloang baru, kecamatan ujung tanah, ibu Handayani, S.E., M.Si.., selaku lurah baru di kelurahan Pattingalloang baru mengatakan, “bahwa pada hari kamis tanggal 27 November 2025 pukul 10:00 wita pagi, salah satu stafnya kelurahan Pattingalloang Baru menginformasikan melalui corong mesjid Nurul Nubua menyampaikan bahwa seluruh warga/masyarakat arus kumpulkan Kartu Keluarga (KK) ke kelurahan Pattingalloang baru untuk diinput di data DPT, dan bila mana warga tidak mengumpul KK berarti warga tidak bisa mengikuti pemilihan umum RT/RW sebab tidak terdaftar di data DPT”. Ucap Ibu Lurah Pattingalloang baru
Adapun pengakuan warga setempat inisial B bahwa selama ini Pjs RT tidak mendatangi warganya untuk mengumpulkan kartu keluarga (KK) untuk di input ke data DPT, kami berharap kepada walikota Makassar Munafri Arifuddin bertindak adil bagi warga/masyarakat yang tidak memilih selaku warga kota Makassar agar mendapatkan hak pilihnya, dan berhak menentukan pilihannya untuk RT/RW yang betul-betul memperhatikan warganya. Ucap warga Pattingalloang Baru
K/L: Nuraisyah / Nurbaya / Fatmawati / Syahril Dg. Taba
E: Musafir Muin
( INSPIRATOR-RAKYAT.COM )
( PEJUANG ASPIRASI RAKYAT )





