Komisi III DPR RI Kunjungi Polres Takalar, Kapolres Paparkan Kondisi Kamtibmas dan Capaian Kinerja

 

TAKALAR — (inspiratorrakyat)-Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai kunjungan kerja Komisi III DPR RI di Mapolres Takalar, Kamis (30/4/2026).

Rombongan yang dipimpin Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, disambut langsung Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman bersama ratusan personel Polres Takalar.

Kedatangan rombongan Komisi III DPR RI disambut meriah melalui prosesi adat Angngaru dan suguhan tarian tradisional, sebagai bentuk penghormatan sekaligus simbol kearifan lokal masyarakat Takalar.

Setelah penyambutan, rombongan diarahkan ke ruang kerja Kapolres sebelum melanjutkan agenda utama di Aula Polres Takalar untuk berdialog langsung bersama jajaran kepolisian dan personel Bhabinkamtibmas.

Dalam sambutannya, Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi III DPR RI yang dinilai menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kondisi keamanan dan penegakan hukum di daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan Komisi III DPR RI ke Polres Takalar. Ini menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Takalar,” ujar Supriadi.

Di hadapan rombongan Komisi III, Kapolres memaparkan gambaran umum wilayah hukum Polres Takalar yang mencakup luas sekitar 560 kilometer persegi, terdiri atas 12 kecamatan, 24 kelurahan, dan 86 desa, dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 326 ribu jiwa.

Ia menjelaskan, tantangan pengamanan di Kabupaten Takalar cukup kompleks mengingat luas wilayah dan jumlah penduduk yang terus berkembang.

Saat ini, keberadaan personel Bhabinkamtibmas belum sepenuhnya ideal untuk menjangkau seluruh desa dan kelurahan secara maksimal.

Karena itu, Kapolres berharap ke depan penguatan struktur kepolisian di tingkat kecamatan dapat terus ditingkatkan, termasuk rencana ideal satu polsek untuk satu kecamatan demi mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

“Harapan kami ke depan, satu kecamatan dapat didukung satu polsek agar pelayanan keamanan dan penegakan hukum semakin maksimal. Tentu ini membutuhkan proses dan dukungan bertahap,” jelasnya.

Selain memaparkan kondisi wilayah, Kapolres juga menyampaikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Takalar.

Ia mengungkapkan, tren kasus kriminal yang cukup menonjol saat ini didominasi tindak pencurian dan penganiayaan.

Meski demikian, Polres Takalar terus berupaya menjaga stabilitas daerah melalui langkah preventif, penegakan hukum, serta pendekatan humanis di tengah dinamika sosial dan politik yang berkembang.

Kapolres juga menyinggung situasi politik di Takalar yang saat ini masih dinamis, seiring berlangsungnya pembahasan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ Bupati Takalar. Namun demikian, kondisi secara umum tetap terkendali dan kondusif.

Dalam forum tersebut, AKBP Supriadi Rahman turut menegaskan komitmen Polres Takalar dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

Menurutnya, kasus-kasus semacam ini menjadi perhatian serius dan ditangani secara tegas serta berkeadilan.

“Kami berkomitmen penuh terhadap penanganan kasus kekerasan seksual, khususnya terhadap perempuan dan anak. Penegakan hukum harus berjalan tegas, profesional, dan berkeadilan,” tegasnya.