Pokjawas PAI Sulsel Selenggarakan Webinar Implementasi ‘’Deep Learning’

 

(Inspirator)-Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Pendidikan Agama Islam (PAI) Provinsi Sulawesi Selatan, menyelenggarakan Webinar Nasional, bertema ‘’Implementasi Deep Learning’’ dalam Pembelajaran PAI dan Sosialisasi Gerakan Tuntas Baca Al-Qur’an, pada Satuan Pendidikan, Rabu, 19 Februari 2025, pukul 12.30-selesai.

Seminar nasional melalui Zoom Meeting ini, diikuti sekitar 1.500 peserta, dibuka resmi oleh Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Fathurrahman, SE, M.Pd. Pemateri dari Pengawas PAI Provinsi Jawa Tengah, Dr. H. Siti Nurhidayati, M.Pd.I. dan Ketua Pokjawas PAI Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Hasmawati, M.Pd.I.

Disebutkan bahwa, ‘’Deep Learning’’ adalah sebuah pendekatan baru dalam kurikulum merdeka ke depan. ‘’Deep Learning’’ adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pemahaman mendalam, berpikir kritis, dan pembelajaran yang menyenangkan.

Kurikulum ‘’Deep Learning’’ memiliki beberapa ciri, yaitu pendekatan praktis, integrasi teknologi, fokus pada pemecahan masalah dunia nyata, mendorong inovasi, kreativitas dan kesadaran etis, menekankan pada pemikiran kritis, dan eksplorasi dan menggabungkan tiga elemen utama, yaitu, Mindfull learning, Meaningfull learning, dan Joyfull learning.

Kabid PAIS, H. Fathurrahman, dalam sambutannya memberi motivasi kepada para pengawas PAI, untuk terus memberikan pembinaan kepada guru-guru pendidikan agama Islam pada sekolah umum.

‘’Pangawas yang tergabung dalam Pokjawas berperan memberikan bimbingan dalam pembelajaran PAI pada satuan pendidikan,’’ katanya.

Kabid juga berharap, agar para pengawas PAI, terus melakukan sosialisasi gerakan tuntas baca Al-Qur’an, sehingga nanti tidak ada lagi siswa yang tidak tau membaca Al-Qur’an.

Ketua Tim Kerja Guru PAI TK/PAUD/Pengawas Bidang PAIS Kanwil Kemenag Sulsel, Dra. Hj. Hajerah mengatakan, Webinar Nasional tentang ‘’Deep Learning’’ Kurikulum dalam pembelajaran PAI diharapkan bisa menjadi metode yang dapat membantu siswa memahami materi secara menyeluruh.

Terkait Sosialisasi Gerakan Tuntas Baca Al-Qur’an, lanjutnya, sangat penting dalam upaya mendorong minat peserta didik untuk bisa membaca dan mencintai Al-Qur’an.