AGPAI dan Kemenag Luwu Timur Rakor Implementasi Algoritma dan Selebrasi Kerukunan

 

(Inspirator-rakyat)-Assosiasi Guru Pendidikan Agama Islam (AGPAI) Kabupaten Luwu Timur bekerja sama dengan Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Timur, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Implementasi Algoritma Kasih Sayang dan Selebrasi Kerukunan pada Sekolah, di Kantor Kemenag Kabupaten Luwu Timur, Ahad, 13 April 2025.

Algoritma Kasih Sayang dapat diimplementasikan dalam program pembinaan karakter siswa. Program ini bertujuan membina karakter siswa melalui kegiatan intra kurikelur dan ekstra kurikuler. Sedangkan Selebrasi kerukunan untuk mempromosikan kerukunan antar siswa yang beragam latar belakang. Tujuannya adalah memahami nilai toleransi dan kerukunan beragama, menolak segala bentuk diskriminasi, perundungan, dan kekerasan, membangun lingkungan yang rukun, aman, damai, dan harmonis.

Rakor ini dihadiri Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Fathurrahman, SE., M.Pd., sekaligus menyampaikan materi tentang Kebijakan Peningkatan Kualitas, kompetensi, dan kesejahteraan guru pendidikan agama Islam. Juga hadir menyampaikan materi Kepala Dinas Pendidikan Luwu Timur, dan Kepala Cabang Dinas Pendidikan.

Menurut Kabid PAIS, H. Fathurrahman, kebijakan untuk meningkatkan kompetensi guru PAI meliputi: Pemberian tunjangan profesi kepada guru PAI non PNS; Peningkatan kualitas pendidikan; Pemberian kesempatan mengikuti program PPG; Pemberian kesempatan mengikuti lomba pengembangan pembelajaran; Pemberian kesempatan mengikuti program visiting teacher (guru tamu) bagi guru PAI yang berprestasi; Pemberian izin perkuliahan melalui pendidikan tinggi; Pelaksanaan seminar, pelatihan, dan program sertifikasi guru; Pemberian ujian kompetensi guru (UKG); Penyelenggaraan kegiatan pelatihan peningkatan kompetensi guru dan pengaws PAI.

Dikatakan, kompetensi profesional guru PAI sangat penting dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Untuk meningkatkan kompetensi, guru PAI dapat meningkatkan: ketakwaan peserta didik dengan memberi kebiasaan kebiasaan baik dan memberi contoh yang baik, mengikuti pelatihan yang menunjang kualitas guru, melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi, aktif melakukan penelitian, meningkatkan kemampuan digital, kreativitas dalam metode pengajaran, meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara lisan, tulisan, dan isyarat.

Kementerian Agama menegaskan bahwa percepatan penyelesaian PPG bagi guru PAI, merupakan salah satu prioritas utama Kementerian Agama. ‘‘Kami berkomitmen untuk memberikan kesejahteraan yang layak bagi para guru terutama guru PAI. Dengan PPG diharapkan guru guru ini dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya,’’ ujar Fathurrahman.

Salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualias guru, lanjutnya, adalah dengan mewajibkan sertifikasi. Dengan sertifikasi, diharapkan guru-guru yang mengajar memiliki kompetensi yang mumpuni dan dedikasi yang tinggi . ‘’Sertifikasi guru merupakan langkah penting untuk memastikan kualitas pendidikan di Indonesia. Dengan sertifikasi, kita bisa memastikan bahwa guru-guru yang mengajar memiliki kualifikasi yang sesuai,’’ jelas Kabid PAIS