Peristiwa di Jalur Gaza hari ini:

Kementerian Dalam Negeri di Jalur Gaza melaporkan bahwa pesawat militer penjajah israel membombardir sebuah kendaraan polisi di Kota Gaza pada Selasa (14/4) sore, yang mengakibatkan gugurnya seorang polisi dan tiga orang lainnya, termasuk seorang anak. Sembilan orang lainnya, termasuk personel polisi, mengalami luka-luka, dengan beberapa dalam kondisi kritis.

Hamas menyatakan bahwa penargetan kendaraan polisi di Jalan Al-Nafaq merupakan upaya pihak penjajah israel untuk menimbulkan kekacauan dan melemahkan aparat keamanan di wilayah tersebut, serta merusak kesepakatan gencatan senjata.

Popular Resistance Committees menyatakan bahwa tindakan tersebut mencerminkan sifat fasis dari entitas “israel” dan kampanye pembunuhan serta penghancurannya. Mereka menyerukan kepada para mediator gencatan senjata untuk menekan penjajah israel agar menghentikan pelanggaran kesepakatan dan menghentikan penargetan terhadap warga Palestina.

Peristiwa lain di Jalur Gaza hari ini:
–  Artileri menargetkan wilayah timur laut kamp pengungsi Al-Bureij di Gaza tengah, disertai tembakan dari kendaraan militer di garis timur.
–  Sebuah drone menjatuhkan bom di timur kamp pengungsi Al-Bureij.
–  Di wilayah utara Jalur Gaza, satu korban meninggal tiba di Rumah Sakit Al-Syifa dari daerah Al-Alami di Beit Lahia. Korban lain dan beberapa luka-luka dilaporkan akibat tembakan di kamp pengungsi Halawa, Jabalia.
–  Sejumlah warga terluka akibat serangan udara yang menargetkan sekelompok warga sipil di dekat Taman Al-Mahatta di kawasan Al-Tuffah, Kota Gaza.

Sejak Selasa (14/4) dini hari, 6 warga Palestina dilaporkan meninggal di seluruh Gaza akibat agresi penjajah israel yang terus berlangsung. Dalam enam bulan terakhir, tercatat sekitar 2.400 pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Sumber: Resistance News Networks