Sertifikat Ada, tapi tanahnya tidak ada. Kok Bisa..??*

 

(Inspiratorrakyat)-Normalnya tanah mencari sertifikat. Tanah ada dibuatkan sertifikat.
Tapi pernahkah kawan-kawan mendengar kebalikannya : Sertifikat mencari tanah. Sertifikatnya ada tapi tanahnya tidak tahu.

kalau belum pernah, kisah nyata yang banyak terjadi di utara semarang ini mungkin bisa menambah wawasan kawan-kawan sekalian :

_Para nelayan di pesisir Kota Semarang dan Kabupaten Demak resah dengan tanah musnah yang telah mereka jual. Menurut perwakilan mereka, menceritakan mulanya pada 2016 ada abrasi parah di perairan Kecamatan Tugu, area daratan habis dan menjadi tanah musnah. Warga yang kebingungan lalu menjual tanah yang musnah gegara abrasi itu dengan harga murah, mulai dari Rp 5-6 ribu per meter. Belakangan warga baru tahu ada rencana reklamasi, sehingga tak sedikit warga yang menyesal._

—–