Analisa Pasar Investasi

 

(Inspiratorrakyat)-Saat ini, seluruh indikator kuantitatif inti emas telah memasuki area jenuh jual (oversold) yang dalam. Momentum jual di pasar hampir sepenuhnya habis, dan harga emas diperkirakan dapat menyelesaikan pembentukan dasar siklikal sebelum bulan September. Depresiasi mata uang yang berkelanjutan adalah logika inti jangka panjang yang mendorong emas mencapai level tertinggi baru sepanjang masa.

Dalam jangka pendek, bulan Agustus akan menjadi jendela pembalikan arah. Simposium Jackson Hole, konflik geopolitik di Timur Tengah, dan volatilitas pasar obligasi yang tajam semuanya berpotensi menjadi katalis bagi rebound emas. Sementara itu, utang global yang sangat besar, de-globalisasi, dan ekspansi fiskal yang terus berlanjut mendorong inflasi lebih tinggi, memaksa bank sentral untuk melunasi utang melalui devaluasi mata uang, yang secara struktural mendukung kenaikan harga emas dalam jangka panjang.